SisiNews|Sibolga : Denbekang Sibolga, Peltu Amri, membantah soal adanya penimbunan BBM di SPBT 12.225.301. Ia menegaskan bahwa seluruh pasokan BBM yang dikelola diperoleh secara resmi dari pertamina.
Hal itu disampaikan usai kabar yang menyebut bahwa adanya dugaan penyimpangan BBM di SPBT Denbekang 1/2 Sibolga.
“Dan semua BBM yang dikelola diperuntukkan untuk operasional militer,” jelas Amri yang merupakan kepala pompa SPBT 12.225.301.
Tudingan melalui akun tiktok Eriyanto Sidabutar dibantah keras oleh penduduk sekitar. Salah satunya Syukran Mahmud Panggabean alias Opung Gabe, warga Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.
Ia menyebutkan informasi tersebut adalah tidak benar dan dinilai menyesatkan masyarakat.
“SPBT itu fasilitas khusus militer, bukan untuk masyarakat umum. Operasionalnya berada di bawah pengawasan dan prosedur resmi TNI,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Menanggapi kabar itu, ia pun mengimbau masyarakat agar bijak menyaring informasi di media sosial dan mewaspadai provokasi isu yang belum terverifikasi.
“Saya berharap aparat penegak hukum untuk menelusuri penyebar tudingan tersebut,” jelasnya.
Terpisah, Ricky Duha, warga Jalan Rajawali yang rumahnya berhadapan langsung dengan SPBT, mengatakan bahwa selama ini tidak pernah terlihat adanya penimbunan BBM seperti yang disampaikan oleh akun tiktok Eriyanto Sidabutar.
“Yang saya tahu keluar masuk hanya anggota TNI untuk kebutuhan operasional. Warga umum tidak bisa mengakses area dalam SPBT,” jelas Ricky kepada wartawan.
Sementara itu, pantauan di sekitar SPBT bernomor registrasi 12.225.301, serta sepanjang Jalan Rajawali dan Jalan Kader Manik, terpantau normal. SPBT tersebut tetap beroperasi seperti biasa untuk melayani pengisian BBM kendaraan operasional militer.





